Pages

Wednesday, April 27, 2011

Sampoerna Agro Tbk (SGRO)

by Lautandhana Securities

HIGHLIGHT EVENTS

SGRO membukukan laba bersih yang meningkat 60% YoY pada FY2010 menjadi Rp 451,72 milyar dari tahun sebelumnya Rp 281,77 milyar. Pendapatan Perseroan juga meningkat 27,3% YoY menjadi Rp 2.311,75 triliun dari tahun sebelumnya Rp 1.815,56 triliun.

Produksi FFB yang kuat pada 4Q2010 di kebun Sumatra dan Kalimantan menjadikan output FFB naik 14,1% YoY menjadi 1,373 juta ton. SGRO mencatatkan kenaikan produksi FFB dan CPO meningkat 3 kuartal berturut-turut sepanjang 2010 ditengah curah hujan yang lebih tinggi 15% di wilayah Sumatra dan 90% di wilayah Kalimantan.

COMMENTS

Perolehan penjualan 2010 adalah 5% diatas estimasi kami namun perolehan laba 2010 adalah 27% diatas estimasi kami yang sebesar Rp 354 milyar. Hal ini ditopang oleh kenaikan beban pokok yang 5% lebih rendah dari estimasi kami.

Kenaikan produksi FFB perseroan pada 2010 merupakan yang terbaik diantara perusahaan CPO sejenis seperti Astra Agro Lestari (AALI) yang produksi FFB-nya menurun 1,4% YoY, dan Lonsum (LSIP) yang produksi FFB-nya turun 0,31% YoY. Meningkatnya yield FFB menjadi 18,6 ton/ha dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 17 ton/ha merupakan faktor peningkatan produksi SGRO.

Produksi CPO kami perkirakan akan kembali meningkat di tahun ini menjadi 374.175 ton dari tahun lalu sebesar 336.746 ton. Kami memperkirakan Oil Extraction Rate akan meningkat menjadi 21,6% dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 21% didukung oleh kondisi cuaca 2011 yang lebih baik.

Tahun ini Perseroan berencana untuk mengalokasikan capex sebesar Rp 1 triliun yang digunakan untuk ekspansi kebun sebanyak 7.000 ha lahan inti dan 3.000 ha lahan plasma, penambahan asset tetap dan pembangunan pabrik sago yang dijadwalkan akan selesai pada kuartal IV tahun ini, untuk itu Perseroan telah menyiapkan dana pinjaman sebesar Rp720 milyar untuk memenuhi kebutuhan capex tersebut.

Harga Jual CPO rata-rata tahun ini kami perkirakan akan meningkat menjadi US$1.000/ton dibandingkan dengan tahun lalu US$850/ton.

RECOMMENDATION - Upgrade TP to Rp4.200/Share from Rp3.750/Share - BUY

Kami tetap optimis terhadap prospek pertumbuhan kinerja Perseroan ditahun ini didukung oleh peningkatan harga CPO ditengah kuatnya permintaan produk tersebut. Laba bersih tahun ini kami perkirakan meningkat 44% menjadi Rp651,9 milyar dari tahun lalu sebesar Rp451,7 milyar. Kami mempertahankan rekomendasi Buy dengan target price yang kami upgrade menjadi Rp4.200 dari sebelumnya Rp3.750. Nilai TP tersebut mencerminkan PE 2011F sebesar 12,2x. Saat ini harga saham SGRO diperdagangkan pada PE 2011F 9,2x EV/EBITDA 2011F sebesar 6,9x dan EV/ha sebesar US$7.451. Menyimpan potensi upside sebesar 32,2%.

No comments:

Post a Comment