Pages

Tuesday, September 25, 2012

Monetization is key

Samuel : BRMS

BRMS telah merilis laporan JORC Resource untuk proyek Gorontalo  dengan nilai deposit mineral yang melebihi estimasi perseroan dan sekaligus  menghilangkan keraguan  terkait deposit mineral di Gorontalo yang selama ini hanya dapat diperkirakan. Meski demikian, kami melihat BRMS masih sangat terkendala dalam merealisasikan produksi dari portfolio aset yang ada sehingga kinerja perseroan masih akan tidak optimal. Untuk merefleksikan kedua hal ini, kami merevisi turun proyeksi earnings kami sehingga Target Price turun menjadi Rp790, merefleksikan PBV’12F 1.37x. Saat ini BRMS diperdagangkan pada PBV’12F 0.99x, 24% discount dari sektor yang mencapai 1.3x dengan potential upside 38.5%. Maintain BUY

Abundant resources.  Dalam laporan JORC,  konsesi Sungai Mak di Gorontalo memiliki sumber daya mencapai 292 juta ton dengan kadar tembaga 0.5% dan 0.47 gram/ton emas, jauh lebih tinggi dari perkiraan awal yang hanya 125 juta ton. Newmont Mining Corporation juga merilis indicated  mineral resources  di  konsesi Elang  mencapai 1,430 juta ton  dengan kadar tembaga 0.33% dan 0.35 gram/ton emas, 45% lebih besar dari cadangan di Batu Hijau.

Monetization issue. Meskipun memiliki banyak portofolio aset, kami melihat BRMS mengalami kesulitan dalam merealisasikan produksi dari aset-asetnya seiring pendanaan yang terbatas. Dua aset terbesar perseroan, Dairi dan Gorontalo, membutuhkan dana  capex yang besar masing-masing sekitar US$100 juta per tahun  dengan rencana pendanaan melalui project financing atau bridging finance untuk masing-masing proyek.

Postponed production = earnings cut.  Satu-satunya aset yang siap berproduksi yakni tambang bijih besi di Mauritania kami perkirakan baru akan berkontribusi tahun depan seiring belum didapatnya surat ijin ekspor dari pemerintah Mauritania. Mundurnya realisasi produksi di Mauritania membuat kami menurunkan estimasi pendapatan dan laba bersih 12-13’F perseroan masing-masing 75%-124% dan 90%-103% sehingga bottom line di 12-13’F masih akan mengalami kerugian akibat beban bunga dan porsi laba dari NNT yang berkurang.

Maintain BUY,  with lower TP of  Rp790/share.  Meski proyeksi  earnings  kami turun signifikan, namun target harga kami hanya turun 22.5% menjadi Rp790 karena terkompensasi oleh kenaikan valuasi EV/reserve perseroan seiring naiknya deposit mineral di Gorontalo dan naiknya rata-rata EV/Reserve dari  peers.  TP kami mencerminkan PBV ’12F 1.37x dengan potential upside sebesar 38.5%. Maintain BUY

No comments:

Post a Comment