Pages

Sunday, October 7, 2012

Slowing growth

by Samuel Sekuritas

Highlights:

 Selama 1H12 AKRA membukukan pendapatan  sebesar Rp10.7 triliun, naik 18% YoY, sementara core net income mencapai Rp298 miliar, tumbuh 23% YoY.

Comments:

 Pendapatan di 1H12 in-line dengan estimasi kami (48%) namun laba bersih berada dibawah estimasi FY12 kami (30%).

 Kinerja operasional  bisnis batubara  masih dibawah estimasi kami dimana hingga 1H12 volume penjualan hanya tercatat 123 ribu ton (12% dari estimasi kami). Hal ini disebabkan oleh infrastruktur yang masih dikembangkan, serta penurunan harga batubara dunia. Kami menurunkan estimasi FY12 menjadi 250 ribu ton dari 1 juta ton dengan ASP US$60/ton (dari sebelumnya US$68/ton) dan  mengeluarkan kontribusi dari infrastruktur batubara di FY12 dan FY13 seiring pengembangan yang masih berjalan.

 Kami melihat pertumbuhan distribusi petroleum berpotensi mengalami perlambatan karena  sekitar  45%-50% dari total volume tertuju kepada sektor pertambangan. Dengan kondisi harga batubara yang rendah, beberapa  penambang mengurangi volume produksi sementara peraturan bea keluar 20% untuk sektor mineral juga akan menghambat beberapa penambang yang pada akhirnya akan  berdampak pada penurunan  permintaan terhadap BBM. Maka, kami menurunkan estimasi distribusi petroleum FY12 menjadi 2.15 juta KL dari 2.5 juta KL.



 Namun kami melihat divisi lain nya seperti basic chemicals dan manufacturing masih memiliki potensi pertumbuhan sehingga kami  menaikan asumsi volume untuk chemicals dan manufacturing masing-masing 9% & 32% di FY12 dan 11% & 31% di FY13. 



Action & Recommendation:

 Seiring penurunan beberapa asumsi di model kami, maka estimasi pendapatan dan laba bersih FY12-13 masing-masing turun  4%-37% & 10%-51%.  Memfaktorkan hal ini, Target Price kami turun 12.5% menjadi Rp3,675/saham yang mencerminkan 22.4x PE’12F dan 14.4x EV/EBITDA’12F. Rekomendasi Hold tetap dipertahankan karena harga sekarang telah mencerminkan fair value perseroan. Maintain HOLD.

No comments:

Post a Comment